Wtf

6 Fakta Menarik Di Balik Kebengisan Adolf Hitler

Siapa yang tidak pernah mendengar keberadaan Adolf Hitler? Setelah masa Perang Dunia Kedua berakhir, namanya semakin tersohor sebagai pemimpin sosialis yang paling kejam di dunia. Sosoknya sangat lekat dengan peristiwa Holocaust atau genosida kaum Yahudi. Tidak hanya kaum Yahudi, Hitler juga memimpin pembunuhan massal orang-orang Turki, Russia, dan Polandia. Ada 6 fakta menarik yang mungkin  belum Anda ketahui tentang Hitler.

via history.co.uk

1. Sebagian Besar Keuntungan dari Buku “Mein Kampf” Disumbangkan

Pada masa penerbitan buku ini, banyak kontroversi yang menghujani Adolf Hitler seperti protes, ancaman, bahkan ancaman pengeboman. Namun buku “Mein Kampf” tetap dipublikasikan hingga 67 tahun berikutnya.

Dari edisi penjualan Amerika, buku ini meraup keuntungan hingga $139,393 yang dituntut untuk disumbangkan pada pemerintahan War Claims Fund. Uang ini diharuskan untuk diberikan kepada para korban Perang Dunia Kedua yang disebabkan oleh Hitler.

Dari pihak penerbit, mereka menuntut sebagian royalty sebagai hak mereka. Hingga akhirnya harga buku ini dinaikkan dari $15 menjadi $19.95.

2. Hitler Pernah Proklamirkan Aturan Menentang Rokok

via deathby1000papercuts.blogspot.com

Yang memicu Hitler mengeluarkan aturan Anti-Tembakau ini berhubungan dengan penelitian yang dilakukan oleh salah satu dokter di Jerman. Dokter dari Jerman merupakan yang pertama kali menemukan konsekuensi atau akibat dari merokok terhadap kanker paru-paru. Setelah itu, dimulailah berbagai gerakan seperti kampanye Anti-Rokok yang dilakukan pada awal abad ke-19.

Gerakan ini didukung besar oleh Nazi, yang digunakannya sebagai kekuatan dalam berpolitik. Kampanye Anti-Tembakau ini menjadi gerakan yang besar pada era 1930-1940. Pemimpin Nazi ini menggunakan kehebatan dan popularitas ini untuk mendukung gerakan lainnya, yaitu gerakan rasisme dan antisemitisme (diskriminasi kaum Yahudi).

3. Teman Seperjuangan & Dokter Masa Kecil Hitler Ternyata Orang Yahudi

Kita pasti mengenal sosok Hitler yang sangat membenci para kaum Yahudi. Namun sebenarnya, Hitler sendiri pernah bergaul dengan beberapa orang Yahudi, di antaranya dokter masa kecilnya dan bahkan teman dekatnya.

Emil Maurice, adalah anggota partai Nasionalis-Sosialis Jerman yang memiliki etnis Yahudi-Jerman dan menjadi anggota partai yang sama dengan Hitler.

via spartacus-additional.com

Ketika Hitler sudah naik daun, dan menimbulkan gerakan separatis, Maurice hampir dipecat karena dianggap bukan keturunan Arya (melainkan Yahudi). Namun Hitler mencegahnya. Hitler membuat pengecualian kepada Maurice, bahkan memberikan sebutan padanya sebagai “Keturunan Arya Terhormat”. Maurice mendapat perlakuan spesial Hitler meski keturunan Yahudi.

4. Hitler Pernah Berencana Mengubah Konsep Natal di Negaranya

Pada masa kepemimpinan Hitler, Jerman menjadi kaum sosialis yang tidak mengakui keberadaan Tuhan. Sementara musuh terbesar mereka, kaum Yahudi, adalah kaum pengikut Kristus dan dianggap menjadi rasial terhadap kepercayaan Nazi.

Karena itulah, sejak tahun 1933 sampai 1945 perayaan Natal dalam masyarakat dilarang keras, melainkan menjadikannya sebagai Hari Raya Non-Religius. Hari Natal hanya dibuat seperti festival sederhana tanpa membawa sangkut-paut dengan kelahiran Kristus.

5. Pada Hari Serangan Terakhir, Tidak Ada yang Berani Membangunkan Hitler

Hitler dikenal sebagai pemimpin yang sangat keras dan minim-toleransi. Ketegasannya itu menaklukan semua rakyat dan bahkan para tentara sipil. Hitler tidak hanya keras secara fisik, tetapi pengajarannya pun sangat mencekam.

Setiap institusi pendidikan, buku-buku, hingga tayangan televis sangat memengaruhi pola pikir masyarakat Jerman terhadap sistem politiknya. Mereka menganggap Hitler adalah sosok pemimpin yang sangat bijak dan dapat membangun negara Jerman menjadi negara yang besar.

Pada hari serangan sekutu, tidak ada satupun dari ajudan atau tentara bawahannya yang berani membangunkannya di malam hari. Menyedihkan, bukan?

6. Masa Pernikahan Hitler dengan Eva Braun Hanya 40 Jam

Fakta ini cukup menyedihkan bagi seorang Hitler yang besar. Pernikahannya dengan Eva Braun tidak lebih dari 2 hari. Mereka sama sekali tidak bercerai, justru saling mencintai di masa akhir ikatan mereka berdua. Adolf Hitler dan istrinya berpisah pada hari ketika tentara Sekutu sudah mengepung Jerman terutama pada daerah Berlin yang paling vital di negara itu.

via worldtribune.com

Pada akhir bulan April 1945, tepat tanggal 28 Hitler menikahi Braun di Fȕhrerbunker. Namun pada tanggal 30 April, pukul 1 siang, pasangan baru ini mendengar informasi mengejutkan mengenai penyerangan tembok Berlin. Mereka mengucapkan selamat tinggal kepada para staff dan anggota yang ada dalam lingkup dalamnya. Beberapa menit kemudian, ajudan dan pelayannya menemukan dua mayat di atas sofa.

Eva Braun mati menenggak racun sianida dan Adolf Hitler menembak kepalanya sendiri dengan pistol.

 

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top