Life

Ternyata kayak Gini Kondisi Klinik Khusus Buat ‘Menyembuhkan’ Homoseksual. Brutal Loh

soda
soda

Sadis juga yah…

Meskipun beberapa negara di dunia ini melegalkan keberadaan homoseksual, tapi masih ada banyak negara yang masih menganggapnya sebagai ilegal. Homoseksual dianggap sebuah penyimpangan moral dan penyakit yang harus disembuhkan. Seorang fotografer bernama Paola Peredes dulu sempat menarik perhatian dunia setelah membuat photo series “Unveiled”. Dalam foto itu dia menggambarkan momen saat dia mengakui dirinya sebagai lesbian kepada orangtuanya. Sekarang dia bikin gebrakan lagi dengan meluncurkan karyanya yang berjudul “Untill You Change”. Karya fotografi itu menggambarkan momen mengerikan yang terjadi sehari-hari di sebah tempat rehabilitasi di Ekuador untk menyembuhkan homo.

1
Klinik yang mengklaim bisa menyembuhkan homo itu menggunakan teknik penyiksaan antara lain kelaparan, kekerasan, dan bahkan pemerkosaan.
Klinik yang mengklaim bisa menyembuhkan homo itu menggunakan teknik penyiksaan antara lain kelaparan, kekerasan, dan bahkan pemerkosaan. 

Klinik ini berdiri dengan dalih sebagai tempat rehabilitasi untuk pacandu narkoba dan minum-minuman keras. Biaya yang dipungut buat ikut rehabilitasi antara 500-800 dolar AS. Paula sempat datang ke tempat itu dan melihat penyiksaan yang terjadi. Akhirnya, dia memutuskan buat membuat foto yang bisa menggambarkan betapa brutalnya tempat rehab itu.

Di kamar mandi, orang yang ada di tempat rehap harus hati-hati saat mengepel dan menggosok setiap permukaan dengan sikat gigi. Dia harus mengangkat semua rambut di lantai. Jika dia membuat kesalahan, petugas bakal memasukkan tangannya ke dalam closet dan menahannya sampai bersih.

2
Dia sendirian selama maksimal tujuh menit, minimal empat menit, buat mandi.
Dia sendirian selama maksimal tujuh menit, minimal empat menit, buat mandi.

Setelah itu saatnya buat mendengarkan musik Katolik, mempelajari literatur dan terapi Alcoholics Anonymous untuk gangguan homoseksualitasnya.

3
Seorang cewek asal Ekuador udah ngasih kesaksian bahwa mereka diperkosa oleh pegawai laki-laki.
Seorang cewek asal Ekuador udah ngasih kesaksian bahwa mereka diperkosa oleh pegawai laki-laki. 

Hal itu dianggap sebagai bagian dari ‘program pengobatan’ untuk menyembuhkan homoseksualitas. Orang lain juga punya kenangan atau mimpi buruk yang menunjukkan bahwa mereka mengalami kekerasan seksual. Kemungkinan mereka ‘diserang’ setelah dibius.

4
Para cewek juga diminta buat pakai rok pendek, make up dan sepatu hak tinggi serta berlatih berjalan seperti ‘wanita sejati’.
Para cewek juga diminta buat pakai rok pendek, make up dan sepatu hak tinggi serta berlatih berjalan seperti 'wanita sejati'.

Banyak yang menceritakan bahwa hal itu menyakiti secara fisik maupun emosi.

5
Seorang yang lagi direhab nggak boleh berbicara dengan penghuni lain.
Seorang yang lagi direhab nggak boleh berbicara dengan penghuni lain.
Kalo sampai tertangkap, dia harus membawa catatan dan dibawa ke ruang terapi. Ketika dia tiba di ruang itu sendirian, musik religius yang keras akan diputar. Terapis mungkin akan memukulnya di dada, memerintahkannya untuk berlutut di lantai yang dingin dan merentangkan tangannya dan membawa injil di tangannya.
6
Menolak makan bisa bikin staf bertanya-tanya.
Menolak makan bisa bikin staf bertanya-tanya. 

Nggak cuma tanya, orang yang nolak makan bakal ditendang ke sudut oleh seorang pegawai laki-laki untuk memberi contoh kepada yang lain biar nggak berbuat yang sama.

7
Di Ekuador, ada sekitar 200 tempat buat ‘menyembuhkan’gay, lesbian dan transseksual.
Di Ekuador, ada sekitar 200 tempat buat 'menyembuhkan'gay, lesbian dan transseksual. 

Orang-orang yang masuk ke sena mengalami penyiksaan emosional dan fisik karena dipukul dan tindakan pemerkosaan yang dibenarkan.

8
Di depan cermin, ‘pasien’ ditemani oleh gadis lain yang ngeliat apakah dia bisa pakai make-up dengan benar.

Di depan cermin, 'pasien' ditemani oleh gadis lain yang ngeliat apakah dia bisa pakai make-up dengan benar.

Pukul 7.30 pagi, dia harus pakai lipstick, perona meah di pipi dan lainnya sampai dia dianggap sebagai ‘wanita yang benar’.

9
Sebagai bagian dari kegiatan harian yang dirancang untuk ‘menyembuhkan’ wanita dari orientasi seksual mereka yang dianggap melenceng, olahraga berlangsung di pagi hari atau larut malam.
Sebagai bagian dari kegiatan harian yang dirancang untuk 'menyembuhkan' wanita dari orientasi seksual mereka yang dianggap melenceng, olahraga berlangsung di pagi hari atau larut malam. 

Seorang terapis akan berteriak pada gadis-gadis itu sambil meminta mereka buat push-up dan squat.

10
Ada minuman yang lebih buruk dari pada pemukulan.
Ada minuman yang lebih buruk dari pada pemukulan.

Nggak ada yang tahu minuman itu terbuat dari apa. Para wanita di sana curiga bahwa minuman tersebut mengandung klorin, kopi pahit, dan air toilet.

11
Seorang gadis dipukuli dengan kabel TV karena gagal mengambil tasnya dari kursi.
Seorang gadis dipukuli dengan kabel TV karena gagal mengambil tasnya dari kursi.

Seringkali gay lainnya di tengah untuk menyaksikan hal ini. Buku anomali dibacakan setiap hari kepada kelompok tersebut.

12
Setiap penghuni tempat rehab menghabiskan berjam-jam waktunya untuk bersih-bersih.
Setiap penghuni tempat rehab menghabiskan berjam-jam waktunya untuk bersih-bersih.

Setiap hari dia dipekerjakan sebagai pembersih kantor, koridor, dapur atau kamar mandi. Jika staf tidak puas dengan pekerjaannya, petugas akan menghina dan memukuli mereka di tempat.

13
Para wanita akan memasuki ruang makan dengan berbaris.
Para wanita akan memasuki ruang makan dengan berbaris. 

Mereka mengatakan ‘buen provecho’. Mereka semua cuma boleh mengucapkan terima kasih. Tidak ada pembicaraan yang terjadi. Men makanan mereka ada tuna dan nasi murah, roti atau sup mie yang nggak enak.

Itulah gambaran yang diberikan oleh Paola Peredes tentang tempat rehabilitasi kaum homo. Menurutnya, hal itu nggak cuma terjadi di Ekuador aja. Ada banyak negara di dunia ini yang mengatasnamakan tempat rehap pecandu narkoba. Padahal aslinya tempat rehap kaum gay dengan segala penyiksaannya.

Facebook Comments
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer

To Top